Cara Memilih Sepatu Bola Yang Bagus dan Awet

Gambar terkait

“It is not about the boots, it is about the player”. Begitulah kata pepatah : “Ini bukan mengenai sepatu, namun mengenai pemain itu sendiri”. Tujuannya, bukanlah sepatu yang dapat bikin seorang jadi pemain hebat. Memang benar, aspek sepatu bukanlah hanya satu yang dapat bikin seorang jadi pemain hebat.

Namun cobalah pikirkan, seseorang Lionel Messi atau Paul Pogba memakai sepatu yg tidak nyaman digunakan saat berlaga, apa yang terjadi? Pastinya performance mereka di lapangan tidak optimal. Cobalah berikanlah sepatu yang ukurannya lebih kecil dari kaki mereka, apakah mereka masih tetap dapat lari cepat atau melakukan passing-passing cantik di lapangan? Jadi, apakah tips dalam memilih sepatu bola yang bagus?

Oleh karenanya, memilih sepatu bola yang bagus yaitu bagian yang PENTING, agar performance di lapangan jadi optimal. Bukan hanya pelindung kaki dan ketentuan yang mengharuskan harus memakai sepatu, namun ditambah lagi yaitu sebagai aspek penunjang keberhasilan bertanding di lapangan.

Dengan hal tersebut, apa aspek penting dalam memilih sepatu safety? Karena, di zaman saat ini, jenisnya sangatlah bermacam. Macam harga pun ada pada rentang harga yang sangat jauh, dari beberapa puluh ribu sampai jutaan rupiah.

Berikut ini yaitu beberapa aspek yang memengaruhi ketika memilih sepatu sepakbola :

1. Studs 

Aspek pertama yaitu apa yang dimaksud studs. Studs atau bagian yang menonjol dari bagian alas di sepatu bola ini bertindak penting dalam soal untuk mencengkram (grip) ke tanah atau rumput ketika kaki mencapai lapangan.

Ada beberapa type studs pada sepatu bola :

Moulded 
Bentuk ini adalah bentuk classic yang paling banyak didapati pada sepatu sepak bola. Bentukknya bulat. Berbahan biasanya terbuat dari plastik. Jumlah studs pada sepatu yang memakai type moulded ini biasanya pada 10-20 buah. Selain lapangan tanah, studs seperti ini dapat pas untuk lapangan sintetis.

Blade 
Adalah pengembangan dari bentuk moulded (bulat). Blade ini berbentu tidak bulat, atau seperti sayatan (blade) atau seperti garis. Bentuk seperti ini terjadi karena ada perubahan permainan saat saat ini yang makin cepat. Bentuk seperti ini, lebih kuat dalam mencengkram di tanah. Bentuk seperti ini akan memberi tanggapan yang semakin bagus saat terjadi pergantian kecepatan lari dengan cara mendadak. Jumlah blade biasanya sama juga dengan type moulded, yaitu 10-20 buah.

Baut 
Studs seperti ini biasanya dipakai pada lapangan yang lebih lunak. Namun biasanya, ukuran panjang studs jenis ini lebih panjang, agar cengkraman ke tanah juga baik. Jumlah studs pada alas sepatu bola juga lebih sedikit, sekitar 5-10 buah.

2. Elastisitas 

Saat beli sepatu safety jakarta janganlah lupa uji elastisitasnya. Coba tekuk sepatu dalam keadaan digunakan. Rasakan, apakah ketika ditekuk, jari kaki terasa nyaman? Tekuk sepatu dan lalu jalan kembali, apakah sepatu masih tetap terasa nyaman di kaki. Bahkan juga, bila mungkin, kita dapat cobalah dengan berlari-lari kecil saat di toko. Karena, walau terlihat cocok dan layak di depan cermin, nyatanya tidak enak buat lari dan bermanuver.

3. Kaus Kaki 

Ketika beli sepatu, janganlah lupa sekalian dites dengan kaus kaki. Karena bila tidak, mungkin saja nyatanya ada rasa yang tidak sama ketika dites dengan kaus kaki dan tanpa ada kaus kaki. Hal ini dapat untuk meyakinkan kalau ukuran sepatu yang dibeli juga telah cocok. Karena biasanya, kaus kaki sepatu bola cukup tebal disbanding kaus lain keseharian. Dianjurkan, ketika beli sepatu juga sekaligus beli kausnya.

4. Memerhatikan Ruang Lebih 

Perhatikan adakah sedikit ruang untuk kaki. Janganlah terlalu lebar serta janganlah terlalu sempit. Bila terlalu lebar, maka ada peluang sepatu kita akan turut “terbang” ketika menendang bola. Artinya, sepatu terlalu longgar. Bila terlalu sempit, maka akan mudah bikin kaki kita jadi lecet, karena kita akan sering bermanuver di lapangan. Terkadang lari cepat, lambat, melompat, ataupun mendarat setelah melompat.

5. Bahan Sepatu 

Biasanya, bahan yang bagus yaitu dari kulit. Konsekwensinya yaitu harga nya mahal. Bila berbahan terlalu buruk, maka akan mudah rusak. Bila terlalu mudah rusak, ujung-ujungnya yaitu beli lagi untuk kepentingan kompetisi.

6. Waktu Beli Sepatu 

Ada teori yang menyampaikan, kalau ukuran kaki jadi membesar setelah melakukan kegiatan keseharian. Oleh karenanya, dianjurkan beli sepatu pada sore atau malam hari, setelah kita melakukan kegiatan harian. Karena ketika itu, ukuran kaki kita berada pada ukuran terbesarnya. Bahkan juga, menurut riset, ukuran kaki orang dewasa masih tetap dapat beralih, oleh karenanya ada atau tidaknya kegiatan, tahu ukuran kaki yang cocok dengan sepatu jadi hal yg tidak dapat diremehkan demikian saja.

7. Merk 

Bagaimana dengan merk? Pastinya, merk akan memastikan harga. Makin mahal harga sepatu, makin bagus mutunya. Makin popular merk sepatu, terlebih sepatu itu dipakai oleh pesepakbola populer, akan bikin harga melambung tinggi. Jadi, bila biaya jadi concern utama, maka pilihlah merk lain. Seperti di ketahui, Indonesia yaitu negara pengekspor sepatu, hingga dapat dicoba merk-merk lokal, bila benar-benar harga jadi perhatian.

8. Gunakan Sepatu Bola Untuk Sepak Bola 

Ini berarti sepatu bola baiknya hanya dipakai untuk aktivitas olah raga sepak bola. Janganlah dipakai untuk multifungsi beragam aktivitas olah raga. Ketika tengah melakukan jogging untuk melindungi kesehatan badan, janganlah gunakan sepatu bola, namun pergunakanlah sepatu untuk jogging. Hal semacam ini, selain untuk melindungi keawetan sepatu, juga agar terlepas dari cedera pada kaki karena salah memakai type sepatu.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment